Keramik merupakan bahan material yang sering dipergunakan untuk keperluan bahan bangunan, biasanya dijadikan sebagai interior lantai. Tetapi tidak jarang juga dipakai untuk pelapis dinding dapur dan kamar mandi.
Dari dulu hingga saat ini penggunaan material keramik di rumah-rumah elite minimalis modern di Indonesia sudah semakin berkembang dan banyak peminatnya.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat harganya yang terjangkau serta mudah ditemukan di toko-toko bangunan terdekat.
Jika kalian berencana menggunakan material keramik lantai dirumah, terdapat beberapa tips pemasangan yang baik dan benar agar tidak mengalami kerusakan dan hasil yang maksimal.
Untuk informasi selengkapnya, simak ulasannya dibawah ini :
Mengenal lantai keramik
Lantai keramik adalah salah satu jenis lantai yang terbuat dari bahan keramik. Bahan keramik sendiri dibuat dari tanah liat, pasir, dan mineral lainnya yang dicampur, dibentuk, dan dipanggang dalam suhu tinggi.

Lantai keramik biasanya memiliki warna dan tekstur yang bervariasi, tergantung pada jenis keramik dan proses pembuatan yang digunakan.
Lantai keramik memiliki beberapa keunggulan, di antaranya adalah tahan air, tahan terhadap goresan, mudah dibersihkan, dan tahan lama. Selain itu, lantai keramik juga dapat memberikan nuansa yang elegan dan modern pada ruangan yang dipasang.
Jenis lantai keramik dapat dibedakan berdasarkan ukuran dan bentuknya. Jenis yang paling umum adalah lantai keramik berukuran besar, dengan ukuran 30×30 cm, 40×40 cm, 50×50 cm atau lebih besar.
Selain itu, ada juga lantai keramik dengan bentuk yang berbeda-beda, seperti persegi panjang, segi empat, atau pola mosaik.
Lantai keramik juga dapat dibedakan berdasarkan tingkat kehalusan permukaannya. Jenis lantai keramik yang memiliki permukaan kasar biasanya digunakan untuk area luar rumah seperti teras, halaman dan untuk ruang kamar mandi.
Sedangkan lantai keramik yang memiliki permukaan halus lebih sering digunakan untuk area dalam rumah seperti ruang tamu, kamar tidur, atau kamar mandi.
Dalam pemasangan lantai keramik, perlu memperhatikan beberapa faktor seperti kualitas perekat, alat pemotong keramik, dan teknik pemasangan yang benar.
Artikel terkait : Pengertian keramik, klasifikasi, sifat, bahan dan karakteristiknya
Pemasangan lantai keramik yang dilakukan dengan benar dan teliti dapat memberikan hasil yang indah dan tahan lama. Lantas, Bagaimana tips-tips instalasi keramik lantai dirumah?
Tips pasang lantai keramik dirumah
Pemasangan lantai keramik dapat menjadi sebuah pekerjaan yang membutuhkan waktu dan usaha, namun dengan beberapa tips dan panduan yang tepat, kalian bisa melakukannya dengan dengan baik dan benar.
Berikut adalah beberapa tips pemasangan lantai keramik yang bisa kalian tiru dirumah :
1. Persiapan Awal

Sebelum memulai pemasangan, pastikan kalian memiliki semua peralatan dan bahan yang diperlukan seperti keramik, perekat, kuas, paku, dan lain-lain.
Pastikan juga bahwa permukaan lantai yang akan dipasangi keramik bersih dari debu, kotoran, atau benda lain yang dapat menghambat perekatan.
Jika lantai memiliki permukaan yang kasar atau tidak rata, kalian harus mengecatnya terlebih dahulu dengan bahan leveling.
Baca juga : Alternatif lantai selain keramik
2. Pilih Jenis Perekat Yang Tepat

Memilih perekat yang tepat untuk lantai keramik sangat penting untuk mendapatkan hasil yang baik dan tahan lama. Pastikan kalian memilih perekat yang sesuai dengan jenis lantai, jenis keramik, dan kondisi lingkungan tempat pemasangan.
Perekat yang lebih kuat seperti epoxy atau polyurethane cocok untuk tempat-tempat dengan aktivitas yang padat seperti garasi atau pabrik, sedangkan perekat keramik berbasis semen cocok untuk pemasangan di tempat-tempat yang biasa seperti rumah atau kantor.
3. Ukur Dengan Cermat

Sebelum memulai pemasangan, pastikan kalian telah mengukur area yang akan dipasangi keramik dengan akurat. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan dalam pemotongan dan pemasangan keramik.
Selain itu, pastikan bahwa ukuran keramik sesuai dengan area yang akan dipasangi, sehingga mengurangi kebutuhan untuk memotong dan membuat hasil akhir menjadi lebih rapi.
Baca juga : Cara membersihkan lantai keramik kamar mandi
4. Gunakan Alat Yang Tepat
Penggunaan alat yang tepat adalah kunci untuk hasil yang berkualitas. Pastikan kalian menggunakan alat yang sesuai untuk memotong keramik seperti gunting keramik, gergaji keramik, atau pemotong keramik.
Selain itu, pastikan juga kalian memiliki alat yang tepat untuk memasang keramik seperti kuas, level, dan spidol.
5. Gunakan Pola Yang Tepat

Pola pemasangan yang tepat dapat membuat lantai keramik terlihat lebih menarik dan rapi. Kalian bisa memilih pola pemasangan seperti pola persegi, pola diagonal, pola brick, atau pola acak.
Pastikan untuk merencanakan pola pemasangan sebelum memulai pemasangan, dan gunakan spidol untuk menandai area keramik yang perlu dipotong.
Baca juga : Perbandingan lantai vinyl dan keramik
6. Mulai Dari Tengah

Mulailah pemasangan dari tengah ruangan dan kerjakan secara bertahap ke arah sisi-sisi ruangan. Ini akan membantu kita menghindari kesalahan dalam pemotongan dan pemasangan keramik, serta membuat pola pemasangan menjadi lebih rapi.
Pastikan juga bahwa keramik dipasang dengan rapat dan tidak memiliki celah, sehingga menghindari masalah seperti retak atau kerusakan di kemudian hari.
Baca juga : Perbedaan harga lantai keramik dan lantai kayu
7. Pasang lantai keramik
Pasang keramik di atas perekat dengan perlahan-lahan dan pastikan keramik terletak dengan rata pada lantai. Tekan keramik dengan kuat agar perekat menempel dengan kuat pada keramik. Gunakan level untuk memastikan keramik terletak dengan rata dan tidak miring.
8. Potong Keramik

Jika ada area yang perlu dipotong, gunakan gunting keramik atau pemotong keramik untuk memotong keramik dengan akurat. Pastikan bahwa ukuran keramik yang dipotong sesuai dengan ukuran area yang akan diisi.
Baca juga : Harga Parket Kayu Jati
9. Tunggu Perekat Kering
Biarkan perekat mengering selama minimal 24 jam sebelum berjalan di atas lantai keramik. Selama periode ini, pastikan lantai tidak terkena air atau cairan lainnya. Pastikan juga bahwa tidak ada kelebihan perekat di atas permukaan keramik lantai.
10 Finishing

Setelah perekat kering, gunakan grouting atau semen khusus untuk mengisi celah di antara keramik. Gunakan kuas atau spatula untuk mengaplikasikan grouting atau semen dengan rata dan bersihkan permukaan keramik dengan kain lembab.
Baca juga : Jenis finishing HPL
Bagaimana, mudah bukan?
Demikian pembahasan kita kali ini mengenai tips memasang lantai keramik dirumah, semoga ulasan di atas dapat membantu dan bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

