Mengenal kayu jati

Mengenal kayu jati

Kayu adalah bahan olahan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku bangunan, kontruksi, furniture dan lain sebagainya, penggunaan kayu tidak akan lekang oleh waktu dan kehidupan manusia.

Alasan orang-orang menggunakan kayu karena keperluan tertentu dan alasan lainnya kenapa orang-orang cenderung memilih kayu, karena sifat kayunya yang keras dan tingkat keawetannya cukup baik serta memiliki tekstur yang unik. Adapula yang memilih kayu karena warnanya yang menarik perhatian.

Jual produk kayu jati

Perlu Anda ketahui, bahwa kayu yang dihasilkan dari setiap pohon memiliki sifat-sifat atau karakteristik yang berbeda-beda, tidak sembarangan jenis kayu bisa kita jadikan bahan baku kontruksi,furniture dan lain-lain. Harus sesuai keperluan apa yang akan dibuat lalu menentukan jenis kayunya.

Tahukah Anda, bahwa kami pada kesempatan kali ini akan membahas jenis kayu yang penggunaannya atau pemanfaatannya cukup beragam. Jenis kayu tersebut yang tak lain yaitu:

Kayu jati

Pohon jati perhutani

Mungkin, hampir dari sekian banyaknya orang sudah mengetahui jenis kayu yang satu ini, sebab kayu jati ini cukup populer berkat kualitasnya yang cukup signifikan, baik dari segi ketahanannya maupun tingkat keawetannya.

Pohon jati ini tumbuh baik di hutan di kawasan wilayah kepulauan jawa, memiliki ketinggian mencapai 40-50m dengan batang bebas cabang dapat mencapai 19-20m dan memiliki ukuran daun yang cukup besar berbentuk elips yang lebarnya bisa mencapai 30-60cm disaat sudah memasuki fase pertumbuhan dewasa.

kayu jati atau teak ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi, tempat yang terbaik untuk pertumbuhan kayu jati yaitu tempat yang disekitar habitatnya tidak di genangi oleh air atau banjir.

Pertumbuhan jenis kayu ini terbilang cukup lambat, butuh waktu yang cukup lama untuk melihat kayu jati tumbuh hingga besar dan layak digunakan.

Karakteristik kayu jati

Jual produk kayu jati

Kayu jati merupakan jenis kayu yang termasuk kedalam golongan kayu keras, kayu ini memiliki kelas kekuatan kelas II dan tingkat keawetan kelas I – II.

Warna teras yang dimiliki kayu jati yaitu berwarna coklat muda, coklat tua hingga coklat kelabu dan memiliki kayu gubal pada bagian luarnya memiliki warna putih dan kelabu kekuningan.

Keindahan warna dan kehalusan tekstur yang dimiliki kayu jati menjadikanya jenis kayu ini sangat mewah, meskipun kuat dan awet tetapi mudah di olah dan dikerjakan.

Oleh karena itu, jenis kayu jati ini menjadi pilihan utama untuk penggunaan sebagai bahan baku kontruksi, furniture dan keperluan lainnya.

Walaupun memiliki kualitas yang cukup baik, akan tetapi kayu jati tidak luput dari kekurangan dan kelebihannya. Berikut inilah dia ulasanya:

Kelebihan kayu jati

  • Memiliki kualitas kekuatan yang cukup tinggi.
  • Kayu jati merupakan kayu yang memiliki tingkat keawetan yang paling bagus.
  • Memiliki serat kayu yang halus.
  • Memiliki minyak alami yang berfungsi untuk bertahan dari serangan rayap dan serangga.
  • Tahan terhadap perubahan suhu atau perubahan cuaca.
  • Tidak mudah melinting atau melengkung.
  • Mudah pengolahannya.

Kekurangan kayu jati

  • Walaupun kuat, tetapi kurang baik jika terkena air.
  • Memiliki kualitas yang berbeda-beda yang terbagi menjadi 3 bagian atau grade.
  • Harganya cukup tinggi.

Manfaat kayu jati

Lantai kayu jati

Seiring berjalannya waktu, penggunaan kayu jati ini kian meningkat setiap tahunnya bahkan permintaan untuk jenis kayu ini pun tidak hanya di negara indonesia saja tetapi hingga ke mancanegara. Dari sini kita sudah bisa memastikan bahwa kayu jati ini sangat berpengaruh dari segi aspek kehidupan manusia.

Pemanfaatan kayu jati ini seperti apa sih ?

Manfaat kayu jati sebagai bahan baku kontruksi

Manfaat kayu jati

Tahukah Anda, bahwa kayu jati ini pernah di gunakan sebagai bahan baku pembuatan kapal VOC yang dimana kapal tersebut mampu berlayar di perairan samudra pada abab ke 17. Semenjak saat itu, kayu jati ini pun mulai berkembang pemanfaatannya.

Selain digunakan sebagai bahan baku pembuatan kapal, tetapi pemanfaatan kayu jenis ini pun kian berkembang untuk pembuatan kontruksi jembatan, bantalan rel kereta api, Pembuatan tiang, dinding dan lantai kayu.

Baca juga: Produk lantai kayu jati

Bermanfaat untuk di jadikan bahan baku furniture

Manfaat kayu jati

Para produsen kayu atau pengrajin furniture mulai melirik jenis kayu ini sebab memiliki warna yang sangat ciri khas yaitu coklat muda dan coklat tua, tidak hanya dari warna saja tetapi dari segi kualitas pun kayu jati sudah memenuhi standar untuk dijadikan pembuatan furniture seperti:

  • Meja dan kursi.
  • Kusen, jendela dan pintu.
  • lemari dan rak penyimpanan barang.

Manfaat lain dari kayu jati

Manfaat daun jati

Untuk pemanfaatan kayu jati ini memang sangat cocok dijadikan bahan baku kontruksi dan furniture, tetapi manfaat lain dari pohon jati ini yaitu terdapat pada daun jati.

Daun jati ini secara tradisional sering digunakan orang-orang di wilayah kepulauan jawa di jadikan sebagai pembungkus makanan seperti nasi yang dibungkus daun jati.

Di wilayah yogyakarta, jawa tengah dan jawa timur daun jati ini sering digunakan sebagai pembungkus tempe.

Alasan kenapa daun jati ini digunakan sebagai pembungkus makan selain daun pisan yaitu karena daun jati memiliki ukuran yang cukup besar dan dapat menimbulkan aroma wangi yang khas.

Kayu jati hasil perhutani

perhutani

Jika yang masih awam tentang perkayuan pasti tidak tahu bahwa kayu jati terbagi menjadi 2 yaitu kayu jati kampung dan kayu jati hasil olahan perhutani (Perusahaan Hutan Indonesia).

Kayu jati hasil olahan perhutani atau yang sering dikenal dengan kayu jati TPK ini memiliki perbedaan dari kayu jati kampung, yang membedakannya yaitu dari cara perkembangbiakannya atau pertumbuhannya. Contohnya seperti dari mulai pembibitan, penebangan hingga penjualan.

Kualitas yang dihasilkan dari perhutani jauh lebih bagus dibanding kayu jati kampung, sebab pengolahan perhutani memiliki tahap-tahap tertentu dalam menentukan penebangan pohon jati.

Tahap-tahap perhutani dalam menebang pohon:

  • Menyeleksi terlebih dahulu pohon jati yang berumur tua.
  • Sebelum melakukan penebangan, bagian pangkal bawah kayu jati di tetes terlebih dahulu kulitnya agar pohon mati dengan sendirinya.
  • Setelah pohonnya mati tidak langsung di tebang, melainkan di biarkan terlebih dahulu dalam kurun waktu yang lama 6 bulan hingga 1 tahun. Hal ini di lakukan agar pohon jati mengering secara alami.
  • Dan setelah kayu jati ini memenuhi syarat tersebut, lalu di tebang.

Sementara kayu jati kampung tidak melalui proses atau tahap-tahap seperti yang dilakukan oleh perhutani, sehingga kualitas yang dihasilkan kurang maksimal atau dengan kata lain kayu jatinya masih basah sehingga dapat menimbulkan resiko tingkat penyusutan yang tinggi, mudah pecah, retak dan lain sebagainya.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan bermanfaat untuk keperluan lainnya. Terima kasih

Kunjungi website kami untuk melihat-lihat produk kayu jati hasil perhutani yang berkualitas