Di Indonesia, penggunaan carport masih tergolong cukup jarang tidak seperti di negara-negara luar yang memang menyediakan ruang khusus untuk menyimpan kendaraan dalam ruang terbuka atau semi-outdoor.
Berbeda dengan garasi, carport biasanya terletak di bagian luar rumah dengan bentuk dan kapasitas yang minim serta bagian atasnya ditutupi dengan asbes, terpal atau fiber.
Selain itu, carport juga menjadi tempat penyimpanan kendaraan yang bersifat sementara waktu bagi hunian yang tidak memiliki ruang garasi atau halaman.
Untuk informasi lebih lengkapnya, simak ulasannya dibawah ini:
Apa itu carport?
Carport adalah sebuah struktur atap terbuka yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap mobil atau kendaraan lainnya dari kerusakan yang disebabkan oleh cuaca, seperti panas matahari, hujan, atau salju.

Carport biasanya terdiri dari rangka atap yang ditempatkan di atas kolom atau tiang penyangga. Bahan yang umum digunakan untuk membuat carport adalah kayu, logam, atau beton ringan.
Carport umumnya terletak di samping rumah atau di dekat garasi, dan dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dan mudah dibangun dibandingkan dengan garasi tertutup.
Selain itu, carport juga dapat meningkatkan nilai properti dan memberikan area parkir yang aman dan nyaman digunakan bagi pemilik rumah.
Lalu, bagaimana dengan pemilihan jenis lantai carport yang ideal dan rekomendasi untuk diaplikasikan?
Tidak semua jenis lantai dapat kita terapkan pada area carport, selain harus kokoh menahan beban berat kendaraan namun juga harus awet dan kuat menahan perubahan cuaca karena lokasinya yang berada di luar ruangan atau outdoor.
Rekomendasi jenis lantai carport yang kuat dan awet
Terdapat beberapa jenis material lantai yang bisa kalian gunakan untuk carport yang memiliki ciri khas-nya tersendiri dengan dibekali keunggulan yang mumpuni. Penasaran? Berikut ini:
1. Lantai paving block
Paving block adalah salah satu jenis material untuk permukaan jalan atau area parkir yang terbuat dari beton bertekstur dengan berbagai ukuran dan bentuk. Paving block biasanya digunakan untuk menghias taman, area pejalan kaki, trotoar, dan area parkir atau carport.

Paving block terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk yang dapat dipadukan menjadi desain yang menarik. Material ini sangat tahan terhadap beban kendaraan dan cuaca yang ekstrem. Selain itu, paving block juga mudah dalam pemasangan, perawatan dan dapat diubah-ubah jika diperlukan.
Kelebihan dari paving block adalah tahan lama, mudah dipasang dan diperbaiki, serta berbagai pilihan bentuk dan warna yang dapat disesuaikan dengan desain lingkungan.
Selain itu, paving block dapat mengurangi risiko terjadinya genangan air dan memungkinkan penyerapan air ke dalam tanah sehingga dapat membantu mengatasi masalah banjir.
Baca juga : 7 Desain lantai rumah unik dan menarik
2. Batu andesit
Lantai batu andesit adalah jenis lantai alami yang terbuat dari batuan vulkanik andesit. Batu andesit ini dikenal memiliki kepadatan yang tinggi dan kekuatan yang kuat sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan lantai.

Lantai batu andesit sering digunakan untuk area outdoor seperti taman, halaman, teras, dan carport atau area parkir luar ruangan.
Batu andesit memiliki tampilan yang alami dan unik dengan pola-pola bintik-bintik yang dihasilkan dari gas vulkanik yang terperangkap selama proses pembentukan batu.
Tampilan warna batu andesit juga bervariasi, dari abu-abu hingga hitam dan dapat dipadukan dengan berbagai desain.
Kelebihan dari lantai batu andesit adalah tahan lama, tahan terhadap cuaca ekstrem dan goresan, serta mudah dalam perawatan dan pembersihan.
Selain itu, lantai batu andesit juga dapat membantu mengatur suhu lingkungan karena sifatnya yang dingin sehingga sangat nyaman digunakan pada area outdoor.
Artikel terkait : Harga lantai kayu outdoor/decking
3. Lantai batu alam
Material batu alam sangat cocok digunakan sebagai lantai carport minimalis karena dinilai kokoh dan mampu bertahan hingga puluhan tahun, selain itu dapat menahan beban berat kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Penggunaan lantai batu alam sebagai landasan pijakan kendaraan di carport memang saat ini sedang trend, terlebih lagi pola pemasangan batu alam dapat kita sesuaikan dengan desain hunian seperti pola zig-zag, diagonal, kembang, kotak-kotak dan lain sebagainya.
Tetapi dari segi harga batu alam ini tergolong cukup mahal, tetapi sebanding dengan kualitasnya yang tahan terhadap goresan dan benturan, serta memiliki tingkat kekerasan yang tinggi.
Artikel terkait : 6 Jenis batu alam paling banyak digunakan untuk dekorasi rumah!
4. Keramik Homogeneous Tile
Keramik Homogeneous Tile atau sering disebut juga sebagai Homogeneous Tile adalah jenis lantai keramik yang terbuat dari bahan dasar yang homogen atau seragam di seluruh bagian.

Bahan dasar ini terdiri dari campuran tanah liat, mineral alami, dan pigmen pewarna yang diisi ke dalam mesin pabrik untuk dibentuk dan dipanaskan hingga menjadi lantai keramik yang padat.
Homogeneous Tile tersedia dalam berbagai ukuran dan pola yang berbeda, termasuk polos, corak, dan tekstur. Salah satu kelebihan dari Homogeneous Tile adalah ketahanannya terhadap goresan, noda, serta aus dan terkelupas.
Sehingga lantai ini sangat cocok digunakan pada area yang sering dilalui seperti ruang publik, toko, kantor, rumah hingga carport modern.
Homogeneous Tile juga tahan terhadap kelembapan dan tidak mudah retak atau pecah karena sifatnya yang homogen. Selain itu, lantai ini mudah dibersihkan dan dirawat karena permukaannya yang tidak porus sehingga tidak menampung kotoran dan bakteri.
Baca juga : Alternatif lantai selain keramik
5. Lantai carport plesteran
Lantai plesteran adalah jenis lantai yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan air yang dicampur dan diaplikasikan pada lantai beton atau keramik yang telah ada.

Plesteran lantai ini memiliki permukaan yang halus dan rata serta sering digunakan pada area indoor seperti ruang tamu, kamar tidur, atau area lain yang tidak terlalu sering terkena air.
Plesteran lantai biasanya diaplikasikan dalam beberapa lapisan dan kemudian diratakan hingga permukaannya menjadi halus dan rata.
Setelah kering, lantai plesteran dapat diwarnai atau dihias dengan pola-pola dekoratif untuk menambah nilai estetika pada ruangan.
Kelebihan dari lantai plesteran adalah harganya yang relatif murah dibandingkan dengan jenis lantai lainnya seperti keramik atau batu alam.
Selain itu, plesteran lantai juga memiliki permukaan yang halus dan rata sehingga nyaman untuk dinaiki dan mudah untuk dibersihkan. Menjadikannya cocok sebagai lantai carport minimalis modern.
Artikel terkait : Harga parket lantai kayu per dus
Bagaimana, sudah menentukan jenis lantai carport mana yang akan kalian gunakan?
Demikian pembahasan kita kali ini mengenai jenis lantai carport, semoga ulasan diatas dapat membantu dan bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

