Begini Cara Mudah yang Efektif Untuk Menjaga Kelembaban Ruangan

Begini Cara Mudah yang Efektif Untuk Menjaga Kelembaban Ruangan

Cara Menjaga Kelembaban Ruangan – Masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa sebuah hunian dengan tingkat kelembaban yang terlalu tinggi akan berdampak buruk bagi kesehatan penghuninya. Hal itu bukan tanpa alasan, karena area yang lembab sangat disukai oleh bakteri untuk dijadikan tempat berkembang biak.

Apabila kondisi tersebut dibiarkan terlalu lama, tentu saja bakteri akan berkembang biak dengan cepat sehingga dapat mengancam kondisi kesehatan tubuh kita. Menurut informasi yang didapat, tingkat kelembaban yang teralu tinggi didalam rumah itu bisa memicu berbagai macam jenis penyakit.

Diantaranya seperti flu, gatal-gatal, alergi, hingga gangguan pernafasan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk senantiasa menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan rumah. Lantas, bagaimana caranya? Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai cara menjaga tingkat kelembaban ruangan, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

6 Langkah Mudah Menjaga Tingkat Kelembaban Ruangan

1. Pastikan Ruangan Mendapatkan Pencahayaan Alami yang Cukup

Pastikan Ruangan Mendapatkan Pencahayaan Alami yang Cukup

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pencahayaan alami juga memiliki peranan penting dalam menciptakan sebuah rumah yang sehat. Ya, jelas demikian, sebab pencahayaan alami mampu mengurangi tingkat kelembapan berlebihan serta membunuh bakteri di dalam ruangan. Bahkan, kehadiran pencahayaan alami juga tentunya sangat membantu dalam menunjang berbagai aktivitas di dalam rumah.

Akan tetapi, kamar tidur yang terlalu banyak terpapar sinar matahari dianggap tidak bagus karena dapat mengganggu istirahat. Maka dari itu, anda harus mengatur pencahayaan alami secukup yang sesuai dengan kebutuhan kamar. Untuk faktor pencahayaan buatan seperti lampu, sebaiknya anda menggunakan jenis lampu yang terang tapi lembut.

Baca Juga : Ide Dekorasi Ruang Keluarga

2. Harus Ada Ventilasi Pada Setiap Ruangan

Harus Ada Ventilasi Pada Setiap Ruangan

Ketika mengambil nafas, tentu tidak hanya oksigen saja yang akan terhirup namun juga berbagai partikel kecil dan zat yang mungkin mengkontaminasi udara. Itu sebabnya, mengapa keberadaan ventilasi merupakan hal yang wajib untuk menciptakan sirkulasi udara yang sehat di dalam rumah.

Pastikan anda merancang dengan jumlah bukaan dan ventilasi yang sesuai kebutuhan.Β Tak hanya itu, pastikan juga ventilasi di rumah harus bersifat cross ventilatian agar udara di dalam ruangan bisa ber-regenerasi dengan udara yang ada diluar. Meski di rumah anda sudah terpasang AC atau blower exhaust, namun sirkulasi udara yang alami jauh lebih bagus untuk kesehatan tubuh.

3. Menggunakan Cat Dinding Anti Jamur

Menggunakan Cat Dinding Anti Jamur

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa tingkat kelembaban yang terlalu tinggi itu bisa memicu datangnya berbagai jenis penyakit. Tak terkecuali dengan dinding, dimana area tersebut juga kerap ditumbuhi oleh jamur akibat tingginya kelembaban ruangan.

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, tentu saja anda harus menggunakan cat dinding yang dilengkapi dengan fitur anti jamur. Dengan menggunakan jenis cat tersebut, secara otomatis area dinding tidak akan mudah ditumbuhi oleh jamur.  

4. Menggunakan Dehumidifier

Menggunakan Dehumidifier

Selain menggunakan cat tembok anti jamur, penting juga bagi anda untuk menggunakan dehumidifier guna menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan rumah. Namun, terdapat satu kekurangan dari dehumidifier yang harus anda ketahui.

Untuk bisa mendapatkan alat yang satu ini, maka anda harus merogoh kantong yang cukup dalam lho. Pasalnya, produk dehumidifier dibanderol dengan harga yang lumayan mahal. Ya, terlebih untuk dehumidifier dengan merk-merk ternama, bisa dipastikan harga yang ditawarkannya sangatlah mahal.

Baca Juga : 5 Ide Dekorasi Kamar Tidur Ala Korea

Kendati demikian, fungsi dari dehumidifier ini benar-benar sangat diperlukan untuk menjaga kelembaban dalam ruangan rumah. Mengenai fungsinya, dehumidifier bertugas untuk menyerap kelembaban yang nantinya akan dirubah menjadi udara sejuk.

5. Menggunakan Silica Gel

Menggunakan Silica Gel

Apabila budget anda tidak bisa menjangkau harga dehumidifier, maka penggunaan silica gel ini merupakan pilihan yang paling tepat. Meski menawarkan harga yang lebih murah, namun fungsi dari silica gel ini hampir mirip dengan alat dehumidifier. Silica gel sudah terbukti cukup efektif dalam menjaga tingkat kelembaban sebuah ruangan.

6. Menempatkan Berbagai Jenis Tanaman Hias

Menempatkan Berbagai Jenis Tanaman Hias

Tips simple berikutnya yang bisa anda lakukan untuk menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan rumah, yakni dengan menempatkan berbagai jenis tanaman hias. Namun perlu diingat, bahwa tidak semua jenis tanaman hias itu memiliki kemampuan yang dapat mengurangi tingkat kelembaban.

Dengan kata lain, hanya ada beberapa jenis saja yang dinilai memiliki kemampuan tersebut. Lantas, jenis tanaman hias seperti apakah yang dapat mengurangi tingkat kelembaban ruangan? Adapun mengenai jenis tanaman hias yang dimaksud seperti di bawah ini:

Sanseviera (Lidah Mertua)

Ini dia salah satu jenis tanaman hias indoor yang tangguh dan juga mudah dirawat. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, Lidah Mertua mampu tumbuh di hampir semua kondisi. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat Lidah Mertua hanya membutuhkan sedikit cahaya dan air.

Dalam kondisi kekurangan air, tanaman Lidah Mertua ini masih bisa bertahan dengan baik. Itu sebabnya, mengapa tanaman hias yang satu ini memiliki kemampuan untuk mengurangi tingkat kelembaban ruangan.

Namun, pada umumnya Lidah Mertua mengusung tampilan warna hijau dengan garis pinggir kuning, tegak lurus dan ujungnya yang meruncing. Lidah Mertua lebih suka berada di tempat-tempat yang terang.

Satu poin penting lagi dalam merawat Lidah Mertua, jangan terlalu sering menyiramnya. Bukan hanya itu, tanaman Lidah Mertua juga mempunyai kandungan racun sehingga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.

Artikel Menarik Lainnya : Tips Menciptakan Rumah Sehat di Masa Pandemi

Bunga Anggrek

Berbicara soal jenis bunga yang memiliki tampilan indah, tentu saja pikiran kita akan langsung tertuju pada anggrek bukan? Pada dasarnya Bunga Anggrek ini kerap dijadikan sebagai tanaman hias gantung indoor.

Namun, anda juga bisa menempatkan bunga anggrek di area indoor untuk memperindah tampilan ruangan rumah. Tak hanya dapat memperindah, bahkan keberadaan bunga anggrek juga dapat menstabilkan tingkat kelembaban dalam ruangan lho.

Biasanya Bunga Anggrek mempunyai masa mekar yang melebihi durasi rata-rata bunga lainnya. Hal itu terbukti, yang mana masa mekar Bunga Anggrek bisa mencapai 6 minggu per masa mekarnya.

Sirih Gading

Jenis tanaman hias berikutnya yang dapat menjaga kelembaban dalam ruangan rumah, yakni bernama sirih gading. Ciri khas dari tanaman yang satu ini adalah bentuknya yang menyerupai hati. Namun, sirih gading terdiri lagi kedalam beberapa jenis yang berbeda.

Tentu saja pada masing-masing jenis sirih gading tersebut memiliki ciri khasnya tersendiri. Adapun mengenai beberapa jenis sirih gading yang tersedia dipasaran, seperti sirih gading kuning, sirih gading silver, sirih gading ungu, sirih gading hijau, sirih adding marble queen, sirih gading philo brazil, dan sirih gading jade pothos.

Nah, itulah beberapa tips simple yang dapat anda lakukan untuk menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan rumah.