Mengenal Fungsi Sambungan Kayu Berseta Jenis-jenisnya

Mengenal Fungsi Sambungan Kayu Berserta Jenis-jenisnya

Fungsi sambungan kayu – Siapa sih yang tidak kenal dengan material kayu? Tentu saja kita semua sudah tidak asing lagi dengan material yang satu ini. Ya, sebagaimana yang sudah diketahui bahwa material kayu selalu dilibatkan untuk menunjang berbagai kebutuhan konstruksi. Hal itu bukan tanpa sebab, karena kayu memiliki sifat fleksibel yang tidak dimiliki oleh jenis material bangunan lainnya.

Namun, ada kalanya ukuran kayu yang akan digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan. Misalkan ukuran kayunya kurang panjang, sehingga membutuhkan sambungan kayu agar ukuran panjangnya bisa ideal. Setiap jenis sambungan kayu memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi mengenai fungsi dan jenis-jenis sambungan kayu, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Pengertian Sambungan Kayu

Pada dasarnya sambungan kayu merupakan dua batang kayu atau lebih yang saling tersambungkan satu sama lain, sehingga terbentuklah satu batang kayu yang memanjang. Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis sambungan kayu yang tersedia dipasaran.

Baca Juga : Inilah Berbagai Dampak Bahaya Dari Serangan Kutu Kayu!

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa sambungan kayu terdiri kedalam beragam jenis yang berbeda. Adapun mengenai fungsi sambungan kayu yang berdasarkan jenisnya seperti berikut:

7 Jenis Sambungan Kayu dan Fungsinya

1. Sambungan Kayu ke Arah Memanjang

jenis Sambungan Kayu ke Arah Memanjang

Dari namanya saja sudah sangat jelas, yang mana Sambungan Kayu ke Arah Memanjang ini memang dikhususkan untuk menambah ukuran panjang kayu. Perlu diketahui, bahwa ukuran panjang kayu yang tersedia di pasaran itu umumnya sekitar 3 – 4 meter.

Saat kita membutuhkan kayu yang ukuran panjangnya lebih dari 4 meter, maka jenis sambungan kayu inilah yang menjadi solusinya. Sambungan Kayu ke Arah Memanjang ini terbagi lagi kedalam dua tipe berbeda, yakni sambungan bibir lurus dan sambungan bibir lurus berkait.

2. Sambungan Bibir Lurus

jenis Sambungan Bibir Lurus

Menurut informasi yang didapat, Sambungan Bibir Lurus ini merupakan jenis sambungan kayu yang paling sederhana. Hal itu bukan tanpa alasan, karena pada proses pembuatannya hanya akan dipotong setengah dengan panjang tertentu di kedua kayu yang disambung kemudian di paku.

Mengingat pada proses pembuatannya yang sederhana, maka tak heran jika tingkat kekuatan pada Sambungan Bibir Lurus ini tergolong rendah. Bukan hanya itu, terdapat pula tipe Sambungan Bibir Lurus Berkait yang memiliki gaya tarik.

Itu artinya, pengait tersebut bertujuan untuk menahan gaya pada Sambungan Bibir Lurus Berkait. Fungsi utamanya untuk menyambung balok kayu dinding rumah, dimana bobot kayu telah ditopang oleh dinding bagian bawah. Agar lebih kuat lagi, biasanya akan diberi baut atau paku yang dipasang pada bagian atas sambungan.

Artikel Menarik Lainnya : Mengenal Kayu Oak Beserta Keunggulan dan Kekurangannya

3. Sambungan Bibir Miring

jenis Sambungan Bibir Miring

Inilah jenis sambungan kayu yang paling umum dijumpai dipasaran. Dinilai dari tingkat kekuatannya, jenis Sambungan Bibir Miring ini lebih kuat dibanding Sambungan Bibir lurus. Meski demikian, bentuk pada Sambungan Bibir Miring ini tidak berbeda jauh dengan Sambungan Bibir lurus.

Namun, perbedaannya hanya terdapat pada bentuk sambungan. Ya, Sambungan Bibir Miring merupakan sambungan kayu yang akan dipotong miring, sedangkan Sambungan Bibir lurus berupa kayu yang disambung menjadi dua dan berbentuk lurus.

Sambungan Bibir Miring ini juga terdiri dari dua tipe berbeda, yakni Sambungan Bibir Miring dan Sambungan Bibir Miring Berkait. Adapun mengenai fungsi dari kait tersebut yang dapat menarik kayu pada sambungan saat ada gaya tarik di kayunya.

Pada umumnya, Sambungan Bibir Miring dan Sambungan Bibir Miring Berkait kerap digunakan untuk menambah ukuran panjang kayu balok dan kaso.

4. Sambungan Kayu Menyudut

jenis Sambungan Kayu Menyudut

Lain halnya dengan jenis Sambungan Kayu Menyudut, dimana ia merupakan sambungan kayu yang ditujukan untuk menghubungkan kayu dengan kemiringan 90 derajat atau derajat lainnya. Biasanya Sambungan Kayu Menyudut ini banyak dijumpai pada pondasi rumah, terlebih pada tipe rumah panggung dan rumah kayu.

Bukan hanya itu, Sambungan Kayu Menyudut juga kerap diaplikasikan pada bidang mebel seperti kursi, meja, rak, lemari, bangku, dan lain sebagainya.

5. Sambungan Takikan Lurus

jenis Sambungan Takikan Lurus

Pada dasarnya, Sambungan Takikan Lurus ini masih serupa dengan jenis sambungan kayu ke arah memanjang. Namun, yang menjadi pembedanya terdapat pada posisi sambungan kayu menyudut yang akan disambungkan secara vertikal, sehingga menyisakan satu kayu yang berdiri tegak dan satu kayunya lagi berada di posisi horizontal.

Sambungan Takikan Lurus umumnya ditemui pada pondasi tiang pagar kayu dan balok lantai. Khusus balok lantai, Sambungan Takikan Lurus ini digunakan untuk mengikat tiang-tiang antar lantai agar tidak mudah bergeser. Guna memperkuat posisinya, maka Sambungan Takikan Lurus ini akan dipasangi baut.

Baca Juga : Mengenal Fungsi dan Macam-macam Jenis Pelapis Kayu

6. Sambungan Takikan Lurus Rangkap

jenis Sambungan Takikan Lurus Rangkap

Menurut kabar yang beredar, Sambungan Takikan Lurus Rangkap ini biasanya diaplikasikan pada balok kayu dengan arah memanjang. Adapun mengenai posisi sambungan kayunya yang berdiri tegak ke arah vertikal, sehingga membuatnya hampir sama dengan jenis sambungan takikan lurus. Meski demikian, perbedaan dari keduanya terdapat pada bentuk sambungan.

7. Sambungan Purus dan Lobang

jenis 7. Sambungan Purus dan Lobang

Sambungan Purus dan Lobang merupakan jenis sambungan kayu yang kerap diaplikasikan pada pembangunan rumah, seperti membuat kusen jendela, pintu, dan lain sebagainya. Hal itu bukan tanpa alasan, karena Sambungan Purus dan Lobang memiliki sifat yang kuat serta mudah dibentuk.

Biasanya Sambungan Purus dan Lobang ini terdiri dari dua kayu, yang mana 1 kayu mempunyai lubang purus, sedangkan 1 kayunya lagi memiliki bentuk seperti pen. Guna memperkokoh Sambungan Purus dan Lobang, maka akan diberi dowel kayu (kayu bulat) yang dibentuk menyerupai paku.

Bahkan tak jarang pula menggunakan paku asli, dengan syarat gaya tarik pada Sambungan Purus dan Lobang ini tidak terlalu besar. Tak hanya diaplikasikan pada pembuatan kusen dan jendela, Sambungan kayu ini juga sering digunakan sebagai pengunci antar tiang-tiang rumah, balok lantai, hingga pengunci kayu pintu dan jendela.

Demikianlah ulasan mengenai macam-macam jenis sambungan kayu beserta fungsinya, sehingga bisa kita jadikan sebagai bahan penambah wawasan.