Pintu merupakan salah satu elemen dekorasi yang kehadirannya cukup penting pada sebuah hunian atau rumah, hal tersebut bukan tanpa alasan mengingat fungsinya sebagai akses keluar masuk ruangan.
Selain itu, pintu juga bisa menjaga privasi pada suatu ruangan. Sehingga tidak dipungkiri lagi bahwa penggunaan pintu pada bangunan sendiri sudah dipakai sejak dahulu hingga masa sekarang.
Namun satu hal yang perlu kalian ketahui bahwa material pintu rumah biasanya terbuat dari berbagai jenis bahan, dengan spesifikasi yang berbeda-beda.
Maka dari itu penting bagi kita sebelum menggunakan pintu rumah, alangkah lebih baiknya menentukan jenis bahan material pintu yang akan dipakai agar sesuai dengan desain rumah dan menyesuaikan dengan kebutuhan.
Rekomendasi jenis-jenis bahan pintu rumah minimalis

Terdapat beberapa jenis bahan pintu rumah yang bisa kalian aplikasikan pada hunian minimalis modern saat ini, diantaranya yaitu ;
1. Bahan pintu kayu
Salah satu jenis bahan pintu rumah yang sudah digunakan dari dulu hingga sekarang adalah material kayu. Seperti yang kita ketahui bahwasanya elemen kayu kerap kali menjadi bahan material konstruksi bangunan dan bahan dekorasi berupa lantai, plafon hingga dinding.

Untuk pintu rumah biasanya jenis kayu yang dipakai menggunakan jenis-jenis kayu solid dan kayu engineering.
- Jenis kayu solid : Kayu jati, kayu merbau, kayu keruing, kayu bengkirai, kayu mahoni, kayu agathis dan kayu ulin.
- Kayu engineering : Merupakan olahan kayu pabrik yang terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan bahan lain seperti resin.
Biasanya penggunaan bahan pintu kayu solid diaplikasikan pada bagian eksterior rumah seperti pintu teras, balkon, rooftop dan halaman belakang.
Sementara bahan pintu kayu engineering umumnya dipergunakan pada bagian indoor rumah atau dalam ruangan, hal ini lantaran kayu engineering biasanya tidak cukup kuat terhadap perubahan cuaca namun tahan rayap.
Harga pintu kayu pada umumnya dibandrol dengan harga yang relatif cukup mahal, tetapi hal tersebut sebanding dengan kualitas dan tampilan yang dihasilkan.
Baca juga : 7 Macam hiasan dinding kayu minimalis
2. Bahan pintu PVC
Bahan PVC (Poli Vinyl Chloride) merupakan bahan material yang terbuat dari termoplastik. Biasanya bahan ini kerap kali dipakai untuk memuat pipa peralon, lantai vinyl dan elemen dekorasi rumah termasuk pintu.

Bahannya yang elastis dan teksturnya yang halus membuat pintu PVC ini cocok diaplikasikan sebagai pintu kamar mandi. Jika dipakai untuk kebutuhan outdoor bahan pintu PVC ini kurang cocok karena tidak tahan terhadap perubahan cuaca.
Namun bahan pintu PVC ini punya daya tahan yang cukup kuat dan awet, warna tampilannya juga tergolong menarik dan harganya relatif terjangkau.
Artikel terkait : 4 Hal yang harus diperhatikan sebelum memilih pintu kayu untuk kamar mandi
3. Bahan pintu uPVC
Material uPVC merupakan hasil pengembangan dari bahan PVC, sehingga materialnya cenderung lebih kokoh dan tahan lama dengan tekstur yang lebih kaku.

Biasanya bahan pintu uPVC ini diaplikasikan sebagai pintu rumah bagian eksterior, namun tidak jarang pula bagi sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakannya sebagai pintu garasi.
Bahkan fun fact-nya bahan material uPVC ini suka dipakai sebagai bodi pesawat. Sehingga tidak diragukan kembali perihal kualitas akan ketahanannya.
Namun harga bahan pintu uPVC sedikit lebih mahal dibandingkan dengan harga pintu pvc di pasaran. Tetapi bisa menjadi bahan pertimbangan untuk kalian terapkan pada rumah minimalis modern.
4. Bahan pintu kaca
Ingin ruangan didalam rumah menghasilkan pencahayaan yang bagus? Solusinya bisa kalian gunakan penggunaan pintu berbahan kaca.

Selain membuat rumah mendapatkan pencahayaan yang maksimal, pemakaian pintu kaca sendiri mampu membuat hunian terlihat indah, asri, bersih dan elegan.
Sehingga tidak heran pintu berbahan kaca ini kebanyakan diaplikasikan pada jenis bangunan atau rumah tempat tinggal minimalis modern.
Namun untuk menjaga privasi atau keamanan, kita bisa melapisi sandblast pada pintu kaca agar tidak tembus pandang. Biasanya pintu kaca ini dipakai pada area pintu utama, namun bisa kalian gunakan juga pada area manapun sesuai keinginan.
Baca juga : 7 Tips membuat rumah terasa alami dan asri
5. Bahan pintu aluminium
Ingin menggunakan pintu rumah yang kuat dan tahan terhadap rayap? Solusinya bisa menggunakan pintu berbahan aluminium.

Bahkan pintu aluminium ini dinilai mampu menahan perubahan suhu atau cuaca iklim di Indonesia. Terlebih lagi bahan yang digunakan ramah lingkungan tidak mengandung zat berbahaya bagi penggunanya.
Namun sayangnya model daun pintu aluminium ini dinilai kurang cocok diterapkan sebagai pintu utama maupun pintu samping, biasanya pintu berbahan aluminium ini dipakai untuk pintu kamar mandi. Sama seperti pintu PVC.
Disamping itu pula, harga pintu aluminium ini tergolong mahal jika dibandingkan dengan harga pintu PVC karena memakai bahan yang berkualitas.
6. Bahan pintu fiberglass
Terakhir, salah satu jenis bahan pintu yang bisa kalian andalkan sebagai dekorasi rumah idaman keluarga adalah pintu berbahan fiberglass.

Material pintu yang satu ini terbuat dari anyaman bahan kaca yang memiliki bobot lebih ringan dan telah dilengkapi sistem insulasi tinggi sehingga mampu menahan cuaca ekstrem.
Penggunaan pintu fiberglass dirumah sendiri cukup fleksibel, kalian bisa menerapkannya sebagai pintu outdoor namun kalian juga bisa menggunakannya sebagai pintu dalam ruangan atau dijadikan sekedar sekat ruang.
Bagaimana, mau pilih jenis pintu yang mana untuk rumah?
Baca juga : 7 Model partisi ruang tamu
Demikian pembahasan kita kali ini mengenai jenis-jenis bahan pintu rumah, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat bagi kalian yang sedang kebingungan mencari jenis pintu bangunan yang bagus. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga usai.

