Berbagai Macam Konsep Desain Rumah Terpopuler di Dunia

Berbagai Macam Konsep Desain Rumah Terpopuler di Dunia

Konsep Desain Rumah – Pada awalnya kita hanya mengenal desain rumah bergaya tradisional dan modern saja. Seiring dengan perkembangan zaman, kini kedua konsep desain tersebut bisa dipadukan sehingga dapat menciptakan kesan yang semakin bernilai tinggi.

Bahkan, desain tradisional dan modern pun telah menjadi cikal bakal lahirnya konsep-konsep baru lainnya pada bidang kontruksi rumah. Sehingga tak heran jika desain bangunan rumah saat ini sudah semakin bervariasi.

Nah, secara  kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas seputar macam-macam konsep desain rumah yang paling populer di dunia.

Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

9 Ide Konsep Desain Rumah

1. Konsep Desain Rumah Kolonial

konsep rumah kolonial

Pada dasarnya desain rumah bergaya kolonial ini tidak berbeda jauh dengan desain rumah klasik. Hal itu pun terlihat dari elemen interior maupun exteriornya yang memang kental dengan nuansa klasik. Ya, mulai dari penggunaan pilar, detail kusen jendela, lantai, dinding, hingga ornamen-ornamen khas Eropa.

Bukan hanya itu saja, penggunaan furniture dengan motif vintage juga tampak mendominasi ruangannya secara keseluruhan. Belum lagi ditambah dengan beragam aksesoris klasik lainnya seperti hiasan piring, vas bunga, bingkai foto, dan masih banyak lagi.

Bahkan, ada pula beberapa tipe rumah kolonial yang kerap memajang hiasan dari hewan asli sehingga nuansa klasiknya begitu terasa jelas. 

Baca Juga : Rekomendasi 7 Desain Lantai Rumah Minimalis yang Unik & Menarik

2. Konsep Desain Rumah Mediteranian

konsep rumah mediteranian

Menurut informasi yang didapat, desain rumah Mediteranian ini terinpirasi dari gaya arsitektur khas Spanyol, Italia, dan Portugal yang mulai populer di tahun 1940an. Elemen utama pada rumah bergaya Mediteranian berupa atap keramik berwarna merah, sehingga dapat menciptakan nuansa yang lebih elegan.

Adapun mengenai jenis atap yang digunakannya berupa genteng tanah liat dengan bentuk seperti setengah tabung, yang bertujuan untuk memudahkan air turun serta memastikan sirkulasi udara berjalan lancar.

Tak cuma itu, rumah khas Mediteranian juga kerap menggunakan dinding plester agar tahan terhadap perubahan cuaca.

3. Konsep Desain Rumah Mid Century

konsep rumah mid century

Selanjutnya ada desain rumah Mid Century yang mulai populer di tahun 1945 hingga 1980an. Awal mulanya, arsitektur Mid Century ini dianggap sebagai solusi untuk menciptakan perubahan sosial yang berdampak pada lingkungan masyarakat menjadi lebih baik.

Adapun mengenai ciri khas dari desain rumah bergaya Mid Century, seperti jendela kaca berukuran besar, ruang terbuka, dan dibangun pada bidang datar dengan model bangunan yang datar juga.

4. Konsep Desain Rumah Klasik

konsep rumah klasik

Ini dia salah satu desain rumah yang sama sekali tidak terpengaruh oleh perkembangan zaman. Meski saat ini hadir beragam desain rumah bergaya modern, ternyata masih banyak orang-orang yang tertarik untuk mengusung desain vintage alias klasik pada interior rumahnya.

Pada umumnya, desain rumah bergaya klasik atau Vintage selalu bermain dengan warna lembut yang cukup bervariasi pada elemen furniture. Adapun mengenai warna lembut yang kerap diaplikasikan pada ruah bergaya Vintage seperti merah hati, kuning muda, biru langit, dan pink pastel.

Akan tetapi, penggunaan warna yang terlalu banyak pada desain rumah Vintage ini justru malah membuat ruangan tampak sempit. Belum lagi ditambah dengan banyaknya penggunaan dekorasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai estetik, seperti guci berukuran besar, patung, vas bunga, dan lain sebagainya. 

Alhasil, maka tak heran juga jika rumah yang mengusung desain Vintage ini selalu terkesan penuh dan sumpek. Meski demikian, rumah yang bergaya Vintage lebih unggul dalam urusan estetika.

Baca Juga : Referensi Desain Kantor Interior Klasik yang Wajib Dicoba

5. Konsep Desain Rumah Minimalis

konsep rumah minimalis

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa tipe-tipe rumah minimalis itu sering dijumpai di daerah perkotaan besar. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat ketersediaan lahan tanah di daerah perkotaan memang cukup terbatas.

Umumnya desain rumah bergaya minimalis selalu tampil dengan warna-warna netral, entah itu pada cat dinding maupun warna furniturenya. Adapun mengenai contoh warna-warna netral yang dimaksud seperti putih, abu-abu, cokelat, dan hitam.

Bukan hanya itu, warna antara cat dinding dengan furniture selalu dibuat serasi. Dengan warna cat dinding dan furniture yang serasi, pastinya akan membuat rumah minimalis terlihat tampak lebih luas. 

Bahkan yang lebih menarikya lagi, rumah bergaya minimalis juga sangat selektif dalam pemilihan furniture. Biasanya kriteria furniture yang digunakan pada rumah minimalis itu tidak terlalu ramai, namun masih tetap fungsional.

Baca Juga : Inilah 7 Desain Balkon Rumah Kayu Minimalis

6. Konsep Desain Rumah Scandinavian

konsep rumah scandinavian

Sebenarnya desain interior rumah yang satu ini cukup mirip dengan rumah bergaya minimalis. Hal itu bisa dilihat pada kedua desain interior tersebut yang sama-sama mengusung warna netral seperti putih dan cokelat.

Bukan hanya itu, desain interior Scandinavian juga tidak terlalu banyak menggunakan dekorasi, kecuali dekorasi tambahan untuk sofa seperti kain panjang. Dengan mengedepankan nuansa yang simple dan luas, tentu saja desain interior Scandinavian sangat ideal untuk mereka kaum urban yang tinggal di area pemukiman padat penduduk.

Meski terdapat beberapa kesamaan, namun ada pula perbedaan antara desain Scandinavian dengan minimalis. Ya, salah satu perbedaannya terdapat pada elemen alami yang akan dihadirkan di dalam interiornya, seperti penggunaan lantai kayu parket.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena penggunaan lantai kayu akan mempertegas nuansa alami dan kemewahan.

7. Konsep Desain Rumah Modern

konsep rumah modern

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa desain rumah dengan gaya modern itu banyak dijumpai di kota-kota besar. Secara umum, desain rumah modern ini cenderung terkesan kaku dan formal. Pasalnya, desain rumah modern tampil dengan bentuk kotak.

Meski terkesan kaku, namun rumah bergaya modern sangat kental dengan nuansa kemewahan dan glamour lho. Bukan hanya itu, biasanya rumah modern juga kerap mengusung tema terbuka serta mengandalkan banyak pemasangan kaca dengan ukuran yang relatif besar.

Artikel Menarik Lainnya : Cara Membuat Dekorasi Cafe Outdoor yang Kekinian

8. Konsep Desain Rumah Kontemporer

konsep rumah kontemporer

Jika dilihat dari segi interior dan exterior, sebenarnya desain rumah kontemporer ini tidak berbeda jauh dengan rumah bergaya minimalis. Hal itu bukan tanpa alasan, karena desain interior rumah yang satu ini kerap fokus pada kekontrasan antara warna dinding maupun furniture sehingga dapat menciptakan ilusi seolah-olah ruangan terlihat lebih penuh.

Dalam desain Kontemporer, biasanya terdapat beberapa elemen yang akan menghiasi ruangan seperti wol, sutera, hingga beludru. Itu sebabnya, mengapa desain interior rumah Kontemporer sering diterapkan pada daerah-daerah dengan iklim sejuk.

9. Konsep Desain Rumah Tradisional

konsep rumah tradisional

Konsep desain rumah yang berikutnya ini merupakan kebalikan dari desain rumah modern. Pada dasarnya, desain rumah tradisional di Indonesia akan mengikuti ciri khas yang sesuai dengan daerah masing-masing.

Meski demikian, hal itu bukan berarti bahwa kita harus menghadirkan nuansa tradisional di dalam rumah secara total. Dengan kata lain, ada beberapa area tertentu yang diberikan sentuhan desain lainnya. Bahkan, ada pula desain rumah tradisional yang melebur dengan nuansa modern lho.

Nah, itulah 9 ide konsep desain rumah yang bisa kamu terapkan saat hendak merenovasi maupun membangun rumah.