Mengenal Desain Shabby Chic – Di era yang modern ini kebanyakan rumah-rumah yang ada di Indonesia menerapkan gaya minimalis dan sederhana, selain luas lahannya tidak terlalu luas namun elemen dekorasi nya juga cenderung ekonomis dan mudah didapatkan.
Namun ada pula yang mengusung konsep interior kontemporer, bohemian, industrial, skandinavian, vintage, japandi, victorian hingga desain shabby chic.
Salah satu gaya arsitektur feminim dan cukup kekinian yang bisa kalian coba adalah konsep shabby chic yang terinspirasi dari gaya vintage. Pernah dengan jenis desain rumah yang satu ini?
Apa itu desain shabby chic?
Gaya interior shabby chic lebih mengarah gaya eklektik yang memadukan antara furniture antik dengan penggunaan warna pastel atau netral dengan didukung motif bunga sebagai kesan feminim.

Tidak jarang pula desain shabby chic ini sering disebut dengan gaya vintage chic atau country chic. Suasana interior nya biasanya menonjolkan gaya hidup yang sedikit lebih jadul namun terasa lebih hidup dan berwarna.
Kata “shabby” sendiri merujuk pada konotasi yang negatif yaitu lusuh atau kumal. Kenapa begitu? karena gaya shabby ini identik dengan benda-benda yang terkesan usang.
Sementara kata “chic” sendiri bertolak belakang dengan shabby yang artinya cantik dan elok. Sehingga apabila digabungkan menjadi Shabby Chic, maka dapa diartikan sebagai “keelokan di dalam kelusuhan”.
Dengan begitu kata “shabby” ini yang pada awalnya berkonotasi negatif, justru melahirkan sebuah gaya baru dalam di tengah keusangannya. Lahir dengan gaya yang lebih trendi namun terlihat juga klasik.
Baca juga : Mengenal desain skandinavian
Lantas bagaimana karakteristik gaya shabby chic? Simak ulasannya di bawah ini :
Ciri-ciri gaya interior shabby chic

Semua daftar jenis desain hunian pastinya punya kelebihan dan kekurangan, namun juga terdapat ciri khas nya tersendiri. Begitu pula dengan desain shabby chic yang satu ini. Apa sajakah itu?
1. Warna netral
Salah satu karakteristik desain interior shabby chic adalah penggunaan warna kalem atau netral seperti warna putih, krem, abu-abu hingga coklat. Namun tidak jarang pula memakai warna-warna terang lainnya.
Ciri-ciri yang terlihat dari gaya interior shabby chic ini memang terlihat nyaman, kasual dan jadul. Pemilihan warna cat tembok interior hampir didominasi warna putih, sementara warna pendukung lainnya terlihat dari penggunaan furniture dan elemen dekorasi.
2. Furniture antik
Selain warna kalem, salah satu ciri-ciri desain shabby chic ini adalah pemakaian furniture atau perabotan yang tampak kuno dan menunjukan tanda-tanda yang sudah jelas menua. Atau mungkin barang-barang baru yang dipoles untuk menghasilkan tampilan antik.
Secara singkat, dekorasi hunian yang lembut dan mewah. Namun meski begitu, desain shabby chic ini mampu memberikan kesan yang berbeda dari dekorasi periode asli.
3. Kesan feminin
Yang menarik disini adalah konsep interior shabby chic juga memberikan sentuhan feminin yang membuatnya terlihat unik dan menarik, serta nampak berbeda jika dibandingkan dengan jenis desain hunian lainnya.
Interior rumah dipenuhi dengan keanggunan yang kasual dari desain shabby chic.
Baca juga : 5 Ciri khas desain interior kontemporer
Tips menerapkan dekorasi shabby chic pada rumah
Gaya arsitektur yang satu ini kerap kali diucapkan dalam dunia interior. Desain shabby chic ini memberikan sentuhan pesona pedesaan yang terbuat dari perabotan dan furniture antik dengan didukung aksen hiasan yang mengkilap.
Desain yang satu ini juga sering disebut sebagai gaya Francis khas Eropa. Yang pada saat ini laris oleh kaum hip, muda dan modis.
Shabby chic sendiri menjadi cara yang sempurna untuk dekorasi ruang tamu, kamar tidur dan ruang keluarga, dengan fokus pada kenyamanan dan kehangatan.
Jika kalian ingin menerapkan desain shabby chic ini pada interior hunian, apa saja langkahnya? Berikut ini :
1. Kombinasi warna minimal dengan detail maksimal

Pada model interior shabby chic, pemilihan warna elegan dan warna netral yang menenangkan, aksesoris cantik dan kain motif yang indah. Namun untuk menyempurnakan konsep shabby chic, gunakan palet warna off-white dan krem, lalu tambahkan juga kayu berwarna putih guna menarik perhatian.
Hindari penggunaan aksesoris atau elemen dekorasi yang terlalu banyak detail dan tekstur sehingga membuat tampilan terlalu datar, seperti kain rajutan, linen dan renda.
2. Nuansa pedesaan
Tidak lupa juga untuk memakai bahan-bahan material alami untuk memberikan nuansa pedesaan pada desain interior shabby chic, dengan penggunaan kayu ek, kain katun dan linen.
Sedangkan untuk bagian interior lantai kalian bisa menggunakan parket jati atau lantai kayu, vinyl motif kayu atau lantai laminasi untuk memberikan suasana yang asri dan terpadu dengan warna ruangan.
Baca juga : 9 ide konsep desain rumah paling populer di dunia!
3. Tambahkan aksesoris vintage

Untuk menyempurnakan konsep interior shabby chic kalian bisa menambahkan beberapa elemen dekoratif bernuansa vintage, dengan furniture tenun klasik dan cat dinding yang berdekatan dengan warna biru abu-abu segar untuk menciptakan nuansa elegan yang terkesan fresh.
Namun kita juga bisa memadukan antara kain motif bunga dengan kain bergaris untuk sarung cushion. Gantung cermin miring antik dan beberapa tambahan tanaman hijau pada sudut ruangan dan bunga indah.
4. Pilih karya seni yang pas
Pada bagian ruang tamu atau ruang keluarga, agar terlihat lebih berkarakter kalian bisa kombinasikan kayu bertekstur dengan kain pelapis mewah. Tambahkan juga wallpaper berwarna biru atau abu-abu agar terlihat dinamis.
Untuk tampilan aksesoris tradisional, kalian bisa menempatkan vas bunga dan kendi hasil buatan tangan (handmade) agar terkesan artistik dan kreatif.
5. Hadirkan motif bunga

Seperti yang kita ketahui, bahwasanya desain shabby chic ini terkesan feminin pada bagian interiornya. Sehingga diperlukan motif tertentu untuk menyempurnakan konsep ini, dan motif yang cocok adalah motif bunga.
Kalian bisa memilih motif mawar klasik untuk mengembalikan tampilan cantik ini. Warna pink cantik, kayu warna putih dan beragam aksesoris nostalgia untuk memberikan kesan romantis. Adanya motif bunga yang cantik mampu memancarkan aura feminin pada tampilan ini.
Baca juga :

