Untuk keperluan pembuatan furnitur, kayu masih menjadi pilihan utama banyak orang. Namun, karena harga kayu jati tergolong tinggi, banyak yang mulai beralih ke jenis kayu lain yang lebih terjangkau, salah satunya adalah kayu kamper.
Kayu kamper – Pohon kamper adalah pohon yang memiliki ketinggian 20-30 meter dengan diameter 0,6-1,2 meter, dan pohon ini memiliki nama lain yaitu cinnamomum camphora. Saat dilumatkan tercium bau kapur barus makanya jenis pohon ini disebut kamper.
Kayu kamper dikenal memiliki kualitas yang cukup baik dan dianggap sebagai alternatif yang layak menggantikan jati. Harganya relatif lebih murah, tetapi tetap menawarkan daya tahan yang memadai.
Kayu kamper berasal dari pohon kamper yang nama ilmiahnya yaitu cinnamomun camphora dan mempunyai aroma yang khas tersendiri yang bisa membedakan kayu ini dengan kayu yang lainnya.

Kalau kamu penasaran tentang karakteristik kayu ini, yuk kita bahas lebih dalam!
Fakta Menarik tentang Kayu Kamper
Salah satu keunggulan kayu kamper adalah kemampuannya dalam menahan serangan rayap. Karena daya tahannya ini, kayu kamper sering digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan perabotan rumah maupun konstruksi bangunan.
Bahkan kayu ini sangat cocok digunakan untuk keperluan kayu bahan bangunan dan produksi furniture, karena kamper kayu sudah terbukti tahan terhadap rayap, tidak dapat ditumbuhi jamur dan serangan hama.
Berikut beberapa informasi penting yang perlu kamu ketahui:
Asal Usul Kayu Kamper
Pohon kamper tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Awalnya, pohon ini berasal dari kawasan Asia Timur dan Tenggara, seperti Cina, Jepang, Korea, Vietnam, dan Indonesia sendiri.
Beberapa negara subtropis seperti Amerika Serikat kini juga mulai membudidayakan pohon kamper demi mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Di Indonesia, pohon kamper tidak bisa tumbuh di semua wilayah. Habitat aslinya berada di pulau sumatera dan Kalimantan, budidaya cukup terbatas karena harganya ang cukup tinggi.
Sebagai upaya pelestarian, pemerintah terus mendorong budidaya pohon kamper agar keberadaannya tetap terjaga. Menurut IUCN (International Union for the Conservation of Nature), pohon kamper kini termasuk dalam kategori yang rentan punah, karena penurunan jumlah populasi akibat eksploitasi dan menyempitnya wilayah tumbuh.
Ciri Fisik Kayu Kamper
Berikut adalah beberapa ciri khas dari kayu kamper:
- Pohonnya bisa tumbuh hingga 30 meter dengan diameter batang sekitar 0,8 sampai 1,4 meter.
- Memiliki bau yang khas dan tajam seperti kapur barus.
- Serat kayunya umumnya lurus dengan sedikit pola bergelombang.
- Permukaan kayunya terasa agak kasar.
- Warna dasar kayu biasanya coklat muda, dengan variasi corak abu-abu, kemerahan, hingga kehijauan.
- Kayunya tampak mengkilap dan bisa memantulkan cahaya.
- Selain batang, pohon kamper juga menghasilkan getah yang bernilai guna.
Kelebihan dan kekurangan kayu kamper
Kelebihan Kayu Kamper
Serat kayu yang indah

Serat kayu yang cantik menjadi ciri khas dari kayu ini, karena kemewahan sebuah material kayu yang pertama dilihat adalah dari serat kayu tersebut.
Sementara pada wood camphor atau kamper kayu mempunyai tampilan serat kayu yang indah, sehingga cocok dipergunakan untuk kebutuhan bahan material pembuatan furniture atau bahan mebel.
Tahan terhadap rayap
Seperti yang saya ceritakan di atas, kayu kamper seperti kayu jati yang tahan terhadap rayap dan serangan hama. Hal ini lantaran di dalam kayu tersebut terdapat aroma khas kamper yang sangat tidak sukai oleh rayap, kutu kayu, serangga pemakan kayu hingga jamur.
Baca juga : 6 Tips mudah membasmi dan mencegah rayap dirumah
Memiliki kekuatan dan keawetan
Kayu kamper dikategorikan sebagai kayu yang kuat kelas I, dan keawetannya termasuk ke dalam kelas II. makanya kayu ini banyak digunakan untuk keperluan pembangunan rumah dan furniture, seperti untuk kusen jendela, pintu, lantai parquet, dan lemari.
Warna kayu mirip mahoni

Kayu mahoni atau mahogany merupakan jenis kayu khas Kalimantan yang memiliki warna cantik yaitu kemerahan, warna kemerahan tersebut bisa kalian temui pada kayu kamper.
Namun pada umumnya warna kayu kamper cenderung lebih muda, dengan begitu bisa kita jadikan sebagai alternatif pilihan untuk keperluan konstruksi, elemen dekorasi hunian dan untuk bahan perabotan rumah tangga.
Kekurangan Kayu Kamper
Hancur jika terkena air secara terus menerus
Mungkin hal ini menjadi kekurangan semua jenis kayu, yang namanya kayu sudah jelas akan hancur jika terus-terusan terkena air dalam jumlah banyak. karena pada umumnya kayu bukanlah besi yang kuat.
Pembuatan furniture dari kamper kayu jika terkena air secara terus-menerus makan sifat materialnya akan berubah bentuk. Sehingga kayu ini tidak cocok dipakai untuk pagar rumah atau kebutuhan luar ruangan lainnya.
Baca juga : kayu merbau
Proses penghalusan dan pengolahan lebih lama

Selain itu juga, kayu asal Kalimantan ini mempunyai tekstur kayu yang kasar. Sehingga membutuhkan waktu yang lama pada saat proses penghalusan. Membutuhkan teknik khusus dan dapat memakan waktu yang cukup lama.
Disamping itu, dikarenakan tekstur kayunya kasar dan termasuk sebagai golongan kayu keras, membuat kamper kayu ini cukup sulit dan membutuhkan waktu lama untuk memprosesnya sebagai bahan material siap pakai.
Perlu diawetkan terlebih dahulu
Bila dilihat dari segi kualitas, kayu kamper ini mempunyai tingkat kekuatan yang setara dengan kayu jati. Namun untuk tingkat keawetan masih tergolong sedang bahkan relatif rendah.
Namun hal ini bisa kita akali dan perbaiki dengan cara proses pengawetan terlebih dahulu agar kayunya dapat bertahan hingga puluhan tahun. Dengan catatan tidak dipakai untuk area outdoor.
Cepat memuai
kayu ini cepat mengalami perubahan permukaan bila terlalu sering terpapar perubahan suhu.
Aroma yang tajam
terkadang sebagai orang tidak menyukainya atau merasa terganggu apalagi digunakan dalam kamar tidur.
Perlu Pengawetan Tambahan
Supaya tahan lama, kayu ini perlu dilapisi pelindung seperti powder coating atau pengolesan manual.
Harga Relatif Tinggi
Meski lebih murah dari jati, harganya tetap tidak bisa dibilang murah—terutama karena stoknya terbatas.
Baca juga : Kayu Kruing
Apakah kayu kamper berbahaya?
Mendengar istilah kayu kamper sudah pasti dikaitkan dengan baunya kapur barus, banyak orang berfikir kapur barus merupakan bahan kimia yang sering kita temukan untuk penggunaan pengharum lemari dan kamar mandi.

Kapur barus adalah zat padat berupa lilin berwarna putih, zat ini adalah terpenoid dengan formula kimia, dan zat tersebut memang ditemukan dalam tanaman jenis pohon kamper.
Bahan kapur barus itu memang diambil dari kayu kamper, memang jelas berbahaya jika sudah menjadi kapur barus. akan tetapi jika kita mengambil kayu tersebut di olah untuk berbagai keperluan bangunan dan furniture itu tidak membahayakan alias aman-aman saja.
Jadi jangan takut keracunan atau iritasi pada kulit jika kayu tersebut menjadi material rumah anda.
Baca juga : Kayu Bengkirai
Perbandingan kayu kamper dengan kayu rengas dan kayu kempas

Kayu rengas dikenal sebagai kayu yang memiliki keindahan dari segi serat dan kekuatannya. serat kayu yang bergaris-garis serta warna khas merah kecoklatan menjadikan kayu ini cocok digunakan untuk dekorasi interior maupun eksterior.
Begitu juga dengan kekuatannya yang tidak diragukan lagi, bahkan kayu ini dipercaya untuk dijadikan decking kayu atau lantai kayu outdoor.
Baca juga : kayu rengas
Sedangkan untuk kayu kempas. kayu yang banyak tumbuh di kawasan sumatera dan kalimantan memiliki kekuatan dan keawetan yang baik pula. kayu ini termasuk ke dalam kategori kayu kuat kelas I dan keawetan kelas III.
Bisa dikatakan kayu kempas memiliki keawetan yang rendah, namun setelah di awetkan terlebih dahulu kayu ini menjadi kayu berkualitas tinggi. dan saking kerasnya kayu ini jika anda mau memaku alangkah baiknya di bor terlebih dahulu
Baca juga : kayu kempas
Kalau di lihat dari segi harga dipasaran antara kayu kamper, rengas, dan kempas. harga kayu rengas sangat unggul. harga kayu kamper dan kempas di bawah harga kayu rengas. namun bukan berarti kayu kamper dan kempas kayu yang tidak layak digunakan, karena semuanya termasuk kayu yang sangat kuat.
Sekarang anda tinggal pilih saja tiga kayu di atas yang sesuai dengan kebutuhan dan keuangan anda.
Butuh lantai kayu Indonesia? Hubungi aja!

