Jenis bahan sketsel – Ada beragam material yang bisa diaplikasikan untuk mempercantik tampilan interior rumah. Ya, salah satunya dengan menggunakan sketsel.
Lantas, sketsel itu apa sih? Perlu diketahui, sketsel merupakan sebuah produk furniture atau mebel yang kerap diaplikasikan sebagai sekat.
Jadi, fungsi utama sketsel ini berperan sebagai pembatas dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Sketsel kerap digunakan oleh kalangan desainer maupun para arsitek untuk membagi antar ruangan.
Akan tetapi, hal tersebut tergantung pada jenis material yang digunakan sebagai sketsel. Pasalnya, setiap jenis material sketsel memiliki karakteristik tersendiri.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis material sketsel, yuk simak langsung ulasan berikut:
4 Jenis Bahan Sketsel yang Paling Umum
1. Sketsel Kayu
Salah satu keunggulan dari sketsel berbahan kayu terdapat pada tingkat kekuatan dan kekuatan yang sangat mumpuni.

Sehingga tak heran jika Sketsel Kayu ini dapat digunakan hingga puluhan bahkan ratusan tahun.
Selain unggul dari tingkat kekuatannya saja, sketsel kayu juga unggul dari segi tampilannya yang begitu indah.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena Sketsel Kayu tampil dengan warna dan pola serat yang khas sehingga dapat menciptakan kesan yang lebih mewah, elegan, dan natural.
Baca juga: Mengenal Fungsi Loster Kayu Beserta 5 Jenis Terbaiknya!
2. Sketsel Logam
Sketsel logam juga memiliki tingkat kekuatan dan ketahanan yang tak kalah denga bahan kayu.

Bagaimana tidak? sebab material logam memiliki tekstur yang sangat keras sehingga membuatnya tahan terhadap serangan rayap.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, sketsel yang berbahan logam juga sudah terbukti tahan terhadap air dan goncangan.
Terlebih saat ini material logam tersedia kedalam berbagai model dan motif, mulai dari motif kayu, kaca, dan masih banyak lagi.
Tentunya model dan motif sketsel logam yang bervariasi dapat memudahkan kita saat hendak memilihnya untuk menyesuaikan dengan konsep rumah.
3. Sketsel Fiber
Dari segi harga, material fiber memang menawarkan harga yang jauh lebih murah dibanding sketsel kayu maupun logam.
Meski menawarkan harga yang lebih murah, namun sketsel fiber juga memiliki tingkat keindahan yang tidak kalah dengan sketsel kayu.

Adapun mengenai material fiber yang terbuat dari serat kaca yang dicampur dengan komponen sintetis lainnya, sehingga akan diolah sedemikian rupa hingga teksturnya terasa seperti plastik.
Sketsel berbahan fiber mempunyai tekstur yang halus, lentur, elastis, serta dapat memberikan kesan buram.
Dengan menggunakan sketsel yang berbahan fiber, tentu saja ruang privasimu akan tetap terjaga dengan baik.
Bukan hanya itu, lembaran fiber juga muda dipotong sehingga akan membuatmu lebih leluasa lagi untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan interior rumah.
Walaupun karakteristiknya yang lentur dan elastis, namun sketsel fiber sudah terbukti cukup kuat dan tahan lama.
Bahkan yang lebih menariknya lagi, sketsel berbahan fiber ini sama sekali tidak membutuhkan perawatan khusus.
Baca juga: Apa Itu Atap Fiber? Mengenal Kelebihan, Kekurangan & Harga!
4. Sketsel Kaca
Sketsel yang berbahan kaca biasanya akan ditopang oleh kusen atau bingkai yang bahannya terbuat dari kayu maupun alumunium.
Untuk konsep rumah yang terbuka, umumnya jenis kaca yang digunakan sebagai sekat adalah jenis kaca bening.

Berbeda dengan mereka yang lebih mengedepankan privasi, maka bahan sketsel yang digunakannya berupa jenis kaca es atau kaca buram.
Adapun salah satu keunggulan dari sketsel yang berbahan kaca bening, yakni dapat memberikan kesan yang lebih luas dalam ruangan.
Itu sebabnya, mengapa sketsel yang berbahan kaca bening kerap diaplikasikan pada rumah tipe minimalis.
Tak hanya memberikan kesan yang lebih luas, sketsel kaca juga mudah dibersihkan serta mudah ditembus oleh cahaya matahari sehingga tingkat kelembaban di dalam ruangan akan tetap terjaga dengan baik.
Keunggulan Sketsel:
- Dikarenakan sifatnya yang portabel, sketsel bisa dilipat dan dipindahkan ke berbagai area ruangan
- Sketsel tersedia kedalam berbagai varian warna dan motif yang dapat dipilih sesuai konsep hunian
- Proses pemasangan yang mudah karena tidak permanen, sehingga tidak membutuhkan peralatan khusus
Kekurangan Sketsel:
- Biasanya sketsel masih menyisakan celah, sehingga tidak bisa memberikan privasi secara maksimal
- Mengingat pemasangannya yang tidak permanen, maka tak heran jika sketsel mudah bergeser bahkan ambruk saat tersenggol
- Ukuran tinggi dan lebar sketsel memang cukup terbatas, sehingga kurang ideal untuk ruangan yang luas.
Apakah Sketsel dan Partisi Itu Sama?
Sebenarnya sketsel dan partisi memang memiliki kesamaan dari segi fungsi, yakni berperan sebagai sekat antar ruangan.

Namun, sketsel bersifat portabel yang membuatnya bisa dilipat dan dipindahkan dengan mudah, sehingga ideal untuk penyekat ruangan sementara maupun sebagai elemen dekoratif.
Tak seperti partisi yang dipasang secara permanen, sehingga strukturnya lebih kokoh dan stabil ketimbang sketsel.
Nah, bagi anda yang ingin mengenal lebih jauh lagi seputar partisi, silahkan klik tautan yang ada dibawah ini:
Inspirasi 7 Model & Bahan Partisi Ruang Tamu Modern Minimalis
Demikianlah penjelasan singkat mengenai fungsi dan jenis bahan sketsel. Bagaimana, apakah anda juga tertarik untuk menggunakan sketsel?

